Senin, 22 Oktober 2012

Anak Indonesia Jadi Yang Terbaik di Akademi MU

Prestasi mencengangkan diraih oleh anak Indonesia di Inggris, Jack Brown yang berhasil menjadi terbaik di ajang 'The World Final Skill Test 2012 MU Soccer School'. Predikat yang terbaik itu diberikan oleh akademi Manchester United di setiap akhir semester.
"World Final Skill Test MUSS 2012 diikuti sekitar 30 anak berumur antara 10 sampai 16 tahun dari 25 negara. Sebagian besar anak-anak yang mengikuti World Final Skill Test adalah anggota tim nasional sepak bola dari U14-U16 dari negara masing-masing," ujar ibunda Jack, Indah Brown, seperti dilansir oleh kantor berita Antara, Senin (22/10).
Pada pertandingan adu skill itu diuji empat macam keahlian yaitu Short passing, Loafting, dribbling, dan kick ups. "Alhamdulilah Jack mendapat skor yang terbaik sehingga mengalahkan pemain terbaik tahun sebelumnya Alex dari Inggris," imbuh Indah.
Menurut Indah, yang membuatnya merasa terharu adalah ketika Jack dengan bangga mengatakan "I am Indonesian" saat diwawancarai. Bahkan Sir Alex Ferguson waktu bersalaman dengan Jack dan berkata "Are You Indonesian? Wow, that's interesting".
Jack sendiri mengakui jika bisa ikut dalam MUSS dan bahkan menjadi juara the World Final Skill test MUSS adalah pengalaman tak terlupakan baginya. "Saya sangat bangga," ucap Jack.
Jack Brown lahir di Jakarta pada 2 November 2001, dari ibu asli Indonesia Indah Brown dan ayah Inggris, Lance Brown. Ia gemar bermain bola dan mulai berlatih sepak bola sejak usia empat tahun, usai bersalaman dengan Rooney. "Mum, my heart was beating very hard when I shaked Rooney's hand," ujar Jack seperti yang dituturkan Indah Brown. (ant/mac)

Referensi
http://id.olahraga.yahoo.com/news/anak-indonesia-jadi-yang-terbaik-di-akademi-mu-021600638.html

Rabu, 08 Agustus 2012

Usia 18 Tahun Keatas Siap-siap Ikut Wajib Militer

WartaNews Selasa, 31 Juli 2012, Jakarta - Warga negara Indonesia laki-laki berusia 18 tahun ke atas akan terkena wajib militer bila Rancangan Undang-Undang Komponen Cadangan, yang sudah  masuk dalam Program Legislasi Nasional (prolegnas) 2012 disahkan.

Juru bicara Kementerian Pertahanan, Brig. Jend. Hartind Asrin  mengatakan pada RUU ini diperkirakan akan selesai dibahas dalam tahun depan.

Dalam pertahanan negara, lanjutnya, Tentara Nasional  Indonesia adalah komponen utama, sementara masyarakat sipil berusia 18 tahun ke  atas adalah komponen cadangan.

“Semua negara punya komponen cadangan. Biayanya rendah karena dilatih selama sebulan dan selama dilatih gaji dari pekerjaan yang ditinggalkan akan dibayar negara. Ini bukan militerisme tapi pelatihan nasionalisme,” ujar Hartind hari ini Selasa (31/7).

“Kegunaannya adalah sebagai standby force yang bisa dipanggil setiap saat,” tambahnya.

Hartind juga mengatakan bahwa Malaysia dan Singapura merupakan contoh negara-negara yang mempunyai komponen cadangan, bahkan ada negara yang juga mewajibkan warga negara perempuan 18 tahun ke atas untuk masuk sebagai komponen cadangan.

Pelatihan untuk komponen cadangan ini akan diatur di setiap komando daerah militer (kodam) di Indonesia yang akan mendata dan mengorganisir komponen cadangan ini.

Ia menambahkan bahwa RUU Komponen Cadangan yang merupakan inisiatif  pemerintah ini merupakan mandat dari Undang-Undang Dasar 45 pasal 30, yang menyatakan bahwa tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta  dalam usaha pembelaan negara dan syarat –syarat  tentang pembelaan  diatur dengan undang-undang.

Selain RUU Komponen Cadangan, Hartind mengatakan bahwa RUU lain yang  akan masuk prolegnas 2013 adalah RUU Bela Negara, sementara yang  diprioritaskan selesai tahun ini adalah RUU Industri Pertahanan.

"Setelah reses ini, yang akan dipercepat pembahasannya adalah RUU Industri  Pertahanan. Inti dari RUU ini adalah semangat untuk menjaga dan  menghidupkan industri pertahanan dalam negeri dan aturan-aturan untuk  produksi alat pertahanan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh TNI  sebagai pengguna," ujarnya. (*/fok) 

http://www.wartanews.com/nasional/a4e78aeb-20e6-015b-fb4f-20d280e2cf1d/usia-18-tahun-keatas-siap-siap-ikut-wajib-militer